Jumat, 01 Juni 2012

0 kerusakan yang sering terjadi pada cd rom dan cara memperbaikinya

Beberapa Kerusakan CDRom dan Cara Memperbaiki. CD drive merupakan salah satu perangkat keras PC yang sangat penting. Alat ini berfungsi untuk membaca data/file yang ada di dalam piringan compact disc. Ada dua macam CD drive yang kita kenal, yaitu CD-ROM (Compact Disc – Read Only Memory) dan CD-RW (Compact Disc – Read Write).

Perbedaan CD-ROM dan CD-RW terletak pada fungsinya, dimana CD-ROM hanya bisa digunakan untuk membaca piringan CD saja sedangkan CD-RW dapat digunakan untuk membaca dan menulis (read/write) piringan CD.

Berikut ini ada beberapa Kerusakan yang sering ditemui pada CDROM/CDRW/DVDROM/DVDRW.

1. Kerusakan Pada CDROM/ RW, DVDROM/ RW : Tidak terdeteksi

a. Periksa kabel data apakah pemasangannya sudah benar? Jangan lupa kabel dengan ujung yang berwarna merah, periksa kabel data biasanya ada yang putus. Untuk lebih yakin gunakan kabel data yang baru.


b. Periksa Jumper, apakah berada diposisi master atau slave keterangan bias dilihat di body CD/DVD drive

c. Periksa seting BIOS apakah posisi Primary dan secondary, semua diset Auto

2. Bersihkan optiknya menggunakan alcohol

Langkah ini dilakukan jika CD drive Tidak Bisa Baca CD, Bisa Baca Tapi Pilih-Pilih CD (Hanya CD yang Original / yang Masih Bagus yang Bisa Dibaca)

Bongkar semua mekanik CD-RW dan bersihkan

a. Bongkar semua bagian mekanik dan bagian elektronik CD-RW, lalu bersihkan dengan kuas
  
b. Lepas tutup body depan, Sebagian CD Drive dibagian samping ada penguncinya, buka tempat CD secara manual (tusuk lubang kecil di atas volume dengan jarum, disini penulis menggunakan pinsheet untuk menusuknya) hingga keluar sedikit lalu tarik dan lepas penutupnya.

c. Lepas tutup body atas dan bersihkan
    

d. Lepas board CD-RW dari body: lepas semua kabel penghubung antara board dan optik serta kabel elastis, hati-hati jangan sampai putus, lalu bersihkan.


e. Bersihkan optic, gunakan kapas (penulis menggunakan cotton buds) + alkohol kemudian oles di bagian optik pelan-pelan, tunggu hingga kering.

f. Setelah optik dibersihkan, keringkan terlebih dahulu, kemudian pasang kembali board ke body dan kabel penghubungnya, tutup kembali body CD/DVD drivenya lalu coba. Untuk pemasangan tempat CD ada yang perlu diperhatikan: yaitu mekanik pengait optik dan pengait body harus sejajar.



3. Jika sudah melakukan langkah ke dua, tetapi CD/DVD drive tidak bekerja dengan baik
Buka kembali semua tutup body, kemudian putar trimmer kearah 450 (dikencangkan). Disini gunakan obeng ukuran kecil, karena ukuran trimmer ini juga kecil. Jika sudah melakukan langkah tersebut, tetapi CD-RW hanya bisa membaca dan tidak bisa menulis, putar kembali trimmer ke arah 450 selanjutnya. Jika masih juga bermaslah putar sampai dengan 1 putaran penuh.


Troubleshooting:
1.    Jika langkah di atas masih error, maka cobalah ganti kabel elastis penghubung board dan optik dengan yang baru
2.    Jika masih tidak bisa, ganti board CD-RW dengan yang baru (bertipe sama)
3.    Jika masih error berarti kemungkinan besar optik sudah rusak.
4.    sumber :  http://news.palcomtech.com/2010/07/kenali-kerusakan-pada-cd-drive/

Tips Cara Memperbaiki Optik DVD/CD ROM yang Rusak








5 Votes

Postingan ini spesial buat adik kelas aku yang sedang bermasalah dengan sebuah DVD Room yang tidak bisa membaca disk lagi. Sekalian info buat temen temen yang lain juga, mana tau nih bisa bermanfaat. Berikut adalah tips memperbaiki CD/DVD Room.
1. Buka casing CD ROM
Membuka casing CD ROM mudah saja. Untuk contoh kali ini saya menggunakan CD ROM Sony. Struktur casing dan cara membuka casing mungkin berbeda dengan CD ROM anda. Tapi garis besarnya seperti ini:

Terlebih dahulu keluarkan tray untuk mempermudah membuka casing. Bila CD ROM sudah terlanjur dilepas dari power, gunakan paper clip untuk menekan mekanisme pembuka tray:

Bila tray sudah terdorong keluar, pelan-pelan tarik tray hingga keluar penuh:

Lepaskan panel depan dengan menggeser klip penahan panel.
Kendurkan 4 buah baut di bagian bawah casing dan angkat tutup bawah. Maka akan tampak bagian bawah CD ROM seperti dibawah:

2. Melepaskan Papan Sirkuit CD ROM
Seperti yang terlihat pada gambar terakhir diatas, terdapat papan sirkuit yang menutupi mekanisme CD ROM.

Pada bagian kiri sirkuit terdapat klip plastik yang menahan papan sirkuit pada tempatnya. Renggangkan klip dan angkat papan sirkuit sebelah kiri.

Pada bagian sebelah kanan sirkuit terdapat konektor yang menancap ke mekanisme CD ROM (fleksibel). Lepaskan dengan hati-hati dan sekarang sirkuit sebelah kanan bisa diangkat.

Sekarang keseluruhan papan sirkuit bisa dibalikkan. Masih terlihat ada satu fleksibel lagi yang masih menancap di papan sirkuit. Fleksibel di bagian tengah ini adalah komunikasi data utama CD ROM. Hati-hati melepaskan fleksibel ini. Kendurkan klip penahan fleksibel di sisi kanan dan kiri konektor dengan cara menggesernya ke atas:

Setelah fleksibel sudah terlepas, seharusnya sekarang sudah terlihat mekanisme CD ROM dan optical assembly-nya, yaitu pembaca data dengan cara menembakkan laser ke CD:

Perhatikan lebih dekat lagi. Pada gambar atas yang saya tunjukkan terdapat sebuah trimpot, yaitu sejenis potensiometer yang fungsinya seperti Volume di speaker aktif anda:
ZOOM IN:

3. SET Laser Gain
Nah, si trimpot ini -menurut pengamatan saya- adalah sebagai pengatur tingkat kekuatan laser yang dipancarkan, atau bahasa kerennya Laser Gain. Triknya adalah, putar sedikit trimpot ini searah jarum jam menggunakan alat apa saja. Bisa dengan tang lancip atau obeng mini.
Putar sedikit saja dan perhatikan apakah trimpot sudah benar terputar.
4. Pasang Lagi Semuanya
Kembalikan semua komponen CD ROM ke tempatnya semula dengan urutan terbalik dari membuka.
5. TES
Sekarang coba pasang CD ROM ke komputer dan tes dengan disk CD atau DVD. Kalau CD/DVD ROM membaca disk dengan baik, berarti praktek kali ini berhasil.  Terima kasih atas kunjungannya…

0 komentar:

Poskan Komentar